HOT NEWS

Berita
CPJ Khawatirkan Eskalasi Serangan Tentara Israel terhadap Awak Media PDF Print E-mail
Written by Aqsa Working Group   
Thursday, 25 Rabi'ul Awal 1431
Thursday, 11 March 2010 14:55
Sejak awal Februari, Committee to Protect Journalists (CPJ) mendokumentasikan tujuh kasus terkait eskalasi pelanggaran terhadap kebebasan pers di Tepi Barat baru-baru ini.
 
Tindak pelanggaran yang dimaksud antara lain penahanan, penyensoran, pelecehan, dan serangan fisik oleh tentara Israel. Demikian isi surat yang dilayangkan CPJ kepada Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak.
 
Dipaparkan bahwa pasukan Israel menembakkan peluru karet kepada fotografer kantor berita Xinhua Nidal Ishtieh di desa Oraq Burin, dekat Nablus, pada 6 Februari. Saat itu, Ishtieh tengah meliput bentrokan antara pemukim Israel dan penduduk desa. Anggota IDF memerintahkannya untuk berhenti. Namun saat ia bersikeras melanjutkan aktifitas peliputan, tentara Israel menembakkan peluru karet ke kakinya.
 
Biden: Pembangunan 1.600 Unit Rumah Baru Ancam Pembicaraan Damai PDF Print E-mail
Written by Aqsa Working Group   
Wednesday, 24 Rabi'ul Awal 1431
Wednesday, 10 March 2010 11:18
Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menyatakan, keputusan Israel untuk membangun 1.600 unit rumah bagi para pemukim Yahudi di Yerusalem Timur sangat berbahaya dan hanya akan merongrong upaya dimulainya kembali proses perdamaian Timur Tengah. 
 
Keputusan yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Israel itu diumumkan pada hari Selasa, sehari setelah disetujuinya pembangunan 112 unit rumah di pemukiman Betar Illit, Betlehem. 
 
Apresiasi Netter Mesir terhadap Ketegaran Rakyat Gaza PDF Print E-mail
Written by Aqsa Working Group   
Tuesday, 23 Rabi'ul Awal 1431
Tuesday, 09 March 2010 18:32
Para netter (pengguna internet) Mesir bersepakat untuk mengubah foto profil mereka di situs jejaring sosial populer facebook pada hari Selasa sebagai bagian dari Kesatuan Arab dan dukungan bagi "ketegaran rakyat Palestina di Gaza”. Grup ini akan memperingati ketabahan rakyat Gaza yang hidup di bawah kungkungan blokade ekonomi dan politik "tanpa menundukkan kepala kepada dominasi AS-Israel” selama 1.000 hari. 
 
Para blogger dan aktifis Mesir menyerukan "hari elektronik" menentang pengepungan. Mereka juga menekankan bahwa kegigihan rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali hak-hak mereka pasti akan tercapai kendati upaya tersebut membutuhkan waktu yang lama. 
 
Pemerintah Netanyahu Alokasikan Puluhan Juta Dolar Untuk Pemukiman PDF Print E-mail
Written by Aqsa Working Group   
Tuesday, 23 Rabi'ul Awal 1431
Tuesday, 09 March 2010 17:28
Surat kabar Israel "The Marker" pada hari Senin melaporkan bahwa pemerintah Israel, di bawah pimpinan Benjamin Netanyahu, memutuskan untuk mengalokasikan puluhan juta dolar AS bagi aktifitas pemukiman di wilayah Tepi Barat. 
 
Dilaporkan pula, para pemukim akan diberi kompensasi atas keterlambatan menerima unit rumah mereka di pemukiman Tepi Barat yang terganjal kesepakatan pembekuan pemukiman. 
 
Pemerintah mengalokasikan sedikitnya USD 40 Juta untuk pemukiman dan para pemukim, sebagai kompensasi atas pembekuan pemukiman. Dana tersebut akan disalurkan kepada para pemukim dalam kurun waktu dua bulan. 

Last Updated ( Tuesday, 23 Rabi'ul Awal 1431 18:41 )
 
Bahaya, 16 Maret Israel Beraksi Lagi Terhadap Al-Aqsha PDF Print E-mail
Written by Aqsa Working Group   
Monday, 22 Rabi'ul Awal 1431
Monday, 08 March 2010 16:56
Kian hari kondisi Al-Aqsa terus menerus mengkhawatirkan, bahkan dikabarkan tanggal 16 Maret 2010 Israel akan menyiapkan aksi yang lebih berbahaya terhadap Masjid Al-Aqsa.
 
Berkaitan itulah Ketua gerakan Islam di wilayah Palestina ’48 menyerukan rakyat Palestina di Tepi Barat untuk memainkan peran mereka terhadap Masjid Al-Aqsha. Ia mengingatkan, langkah Israel ke depan terhadap Masjid itu dan tempat Islam di Palestina akan jauh berbahaya.

Last Updated ( Monday, 22 Rabi'ul Awal 1431 17:02 )
 
Rumah dari Batu Bata Lumpur Bagi Rakyat Gaza PDF Print E-mail
Written by Aqsa Working Group   
Monday, 22 Rabi'ul Awal 1431
Monday, 08 March 2010 12:30
Lebih dari 4.036 rumah di Jalur Gaza hancur total dan tidak dapat direnovasi pasca serangan 23 hari Israel pada 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009. Demikian data yang dilansir UNRWA pada April 2009 dan perkiraan Program Pembangunan PBB.
 
Upaya pembangunan kembali rumah ini hampir tidak mungkin karena Israel tidak mengizinkan semen dan bahan bangunan memasuki Gaza sejak Juni 2007. Otoritas penjajah berdalih, material tersebut bisa disalahgunakan oleh Hamas untuk tujuan militer.
 
Pasca Bentrokan, Israel Kembali Membuka Masjid Al-Aqsha PDF Print E-mail
Written by Aqsa Working Group   
Monday, 22 Rabi'ul Awal 1431
Monday, 08 March 2010 11:21
Polisi Israel mengumumkan bahwa kompleks Masjid Al-Aqsha di Kota Lama Yerusalem dibuka bagi seluruh jamaah Muslim pada hari Ahad, serta mencabut batasan usia yang diberlakukan selama hari libur Yahudi pekan lalu. 
 
Meski pembatasan akses dicabut, keberadaan polisi dan penjaga perbatasan dalam jumlah besar diperkirakan tetap ada di Kota Lama, sebagai buntut dari bentrokan yang terjadi antara pasukan Israel dengan warga Palestina, menyusul serbuan ke kompleks Masjid Al-Aqsha pasca shalat Jumat (5/3) lalu. 

Last Updated ( Monday, 22 Rabi'ul Awal 1431 12:00 )
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 75

Maaf Kenyamanan Anda Terganggu

Anda Menggunakan Browser Internet Explorer Versi lama .

Hal ini Mempengaruhi kepada tampilan web ini? Tampilan ini akan senantiasa ada selama Anda belum mengupdate Browser Anda

.