HOT NEWS

Written by Aqsa Working Group    PDF Print E-mail
Al-Aqsha Bebas Jika Umat Islam Berjama’ah
Jakarta - “Al-Aqsha dapat dibebaskan manakala umat Islam bersatu berjama’ah dengan seorang imaamnya,” ujar Abdurrahman Sony Sugema penuh semangat, salah seorang peserta sidang Komisi Muslim Internasional yang tergabung di dalam Konferensi Citizens International and Islamic Human Right Commission bertajuk “Roundtable Meeting Challenges and Opportunities Facing Muslims” di Penang, Malaysia, 26-28 Oktober lalu.
Hal serupa disampaikan Majelis Ulama Penang Prof. Dr. Wan Salim Muhammad Noor, tentang pentingnya mewujudkan kesatuan jama’ah.
“Umat Islam wajib berjama’ah dan menghindari perpecahan,”ujarnya.
Demikian halnya dikemukakan Mohammad Azmi Abdul Hamid tokoh pergerakan Islam di Malaysia dalam papernya berjudul “Community initiative abd empowerment an experience”.
Pertemuan terbatas dihadiri berbagai delegasi muslim dari Malaysia, Indonesia, India, Turki, Libanon, Iran, Afrika Selatan, dan Inggris. (aqsaworkingroup.com)
Last Updated ( Friday, 18 Jamadil Akhir 1430 04:59 )
Comments (5)add comment

hersi said:

setuju, muslim bersatu bebaskan al aqsa. Allahu Akbar.
June 19, 2009

Yayan Nurdiansyah said:

Alhamdulillah, Jama'ah Muslimin (Hizbullah) semakin dikenal dunia...ini merupakan kabar gembira & langkah nyata untuk kesatuan Muslimin
September 02, 2009

Syarif haromain said:

Hampir setahun yang lalu, pada perayaan Martin Luther King yang berbarengan dengan serangan militer Israel di Gaza,sebuah tulisan muncul: “Israel in Gaza: A Time Comes When Silence is Betrayal.” Tulisan itu berbicara tentang peran Yahudi Amerika dan Amerika yang tetap diam dalam menghadapi pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan di Palestina.

Rakyat Amerika sejenak tertunduk, selama ini mereka terus diam ketika miliaran dolar AS dan bantuan lainnya yang memfasilitasi pembunuhan Palestina digelontorkan kepada Israel.

Serangan itu adalah kejahatan besar. Sebagian besar dunia berdiri. Gaza telah membuat orang Amerika untuk menuntut dan tidak lagi berdiri di pinggir lapangan. Laporan Goldstone, laporan PBB yang Mencari Fakta-Misi dan Konflik di Gaza, Fakta yang mendokumentasikan pelanggaran terhadap hukum perang dan hukum hak asasi manusia yang mengerikan. Laporan-laporan itu membahas pencaplokan Yerusalem Timur, pembangunan tembok, 85 persen dari yang ilegal terletak di wilayah yang diduduki, celah hukum dan permukiman.

Laporan itu juga memebeberkan blokade Gaza, yang dimulai sebelum serangan tahun Desember 2008 terhadap rakyat Palestina. Mengenai perang, laporan menyimpulkan bahwa "operasi militer diarahkan oleh Israel di Gaza kepada rakyat secara keseluruhan" untuk "menghukum mereka" dan "dalam kebijakan yang disengaja, kekuatan yang tidak proporsional telah ditujukan kepada penduduk sipil."

Setiap contoh memberikan efek kumulatif sangat menyeramkan: disengaja menargetkan warga sipil, penghancuran infrastruktur Gaza termasuk pasokan bahan bakar, sistem saluran pembuangan, satu-satunya penggilingan tepung dan gedung legislatif Palestina.

Lebih dari seribu warga Palestina terbunuh, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil; dan hanya 13 Israel yang mati. Bayangkan Gaza sebagai penjara yang penuh sesak, karena itulah apa adanya, tanpa kemampuan bagi orang untuk bersembunyi, melarikan diri atau membela diri. Lalu, bayangkan suatu serangan bebas dari udara, laut dan tanah. Gaza bukanlah kecelakaan. Itu bukan kesalahan. Pemimpin Israel membenarkan penghancuran objek sipil: "Hancurkan 100 rumah untuk setiap satu roket yang ditembakkan."

Itu sebabnya mungkin kita harus pergi ke Gaza pada tahun baru ini. Karena kebenaran membutuhkan dorongan. Sederhana. Setiap orang harusnya berkeinginan untuk memecahkan blokade. Orang Amerika harus melihat sendiri kerusakan yang disebabkan oleh senjata yang dibeli dengan uang pajak mereka. Mereka harus mengerti bahwa Israel tidak membunuh atas nama Tuhan. (sa/arabnews)
December 26, 2009

salfa said:

al-aqsho haqquna......
allahuakbar...!!!!!!!!!!!
jama'ah muslimin is The Best...!
bersatu kita teguh bercerai kita runtuh..
February 09, 2010

ibnu khaldun tasikmalaya said:

Ikhwan.. akhwat... tetaplah jaga semangat dan stamina jihad untuk berdakwah. Serulah semua muslimin untuk berjama'ah. Rapatkan shaf..Perkuat barisan. Janganlah ragu untuk mendakwahkan khilafah. Telah jelas tarikhnya maupun dalilnya. Pilih mana metode dakwahnya: PELAN TAPI PASTI ATAU CEPAT JUGA MELESAT !!! Kepada harakah-harakah Islam.. Mari kita beriltizam di dalam Jama'ah Muslimin ini adalah haq (begitu kata atsar shahabat ali bin Abi Thalib). Tunggu apalagi.. di luar sana Zionis Yahudi sedang menyiapkan grand strategi untuk menghancurkan kita, umat Islam. Muslimin bersatulah dibawah komando khilafah!!! Allahu Akbar!!! Majuuuuuuu!!!!
March 05, 2010 | url

Write comment
smaller | bigger

busy
 

Maaf Kenyamanan Anda Terganggu

Anda Menggunakan Browser Internet Explorer Versi lama .

Hal ini Mempengaruhi kepada tampilan web ini? Tampilan ini akan senantiasa ada selama Anda belum mengupdate Browser Anda

.