Monday, 09 Safar 1431 Monday, 25 January 2010 11:30 Presiden Mesir, Hosni Mubarak, mengecam gerakan Hamas atas kritikannya terhadap Tembok Baja Mesir yang tengah dibangun di sepanjang dan di bawah perbatasan Mesir dengan Gaza, yang didukung dan diawasi langsung oleh Amerika Serikat. Mubarak menegaskan, masalah ini merupakan keputusan pemerintah. Tembok ini dibangun guna menegakkan hak Mesir untuk melindungi keamanan dan kedaulatan nasional. Ia juga mengecam gerakan Hamas dan aksi kampanye menentang Mesir yang dilakukan oleh negeri Arab dan pihak lokal. Pernyataan tersebut diungkapkan dalam upacara peringatan Hari Polisi Mesir, kemarin (24/1). Ditandaskan pula bahwa benteng-benteng di sepanjang perbatasan Mesir bagian timur merupakan keputusan internal yang melibatkan hak Mesir sebagai negara yang berdaulat.
Ia mengecam kritikan yag dilontarkan gerakan Hamas, serta menyebutnya sebagai tindakan yang hanya mengulur-ulur pembicaraan dengan Mesir dan membuat janji yang tidak pernah ditepati. "Kata-kata Anda tidak sesuai dengan tindakan Anda," Mubarak menambahkan. Mubarak mengacu pada dokumen Mesir mengenai persatuan nasional Palestina yang pada prinsipnya diterima oleh Fatah dan Hamas. Hamas telah mengajukan keberatan atas dokumen tersebut dan menyerahkannya kepada Mesir. Ia juga mengatakan, tentara Mesir yang terbunuh di perbatasan dengan Gaza ditembak oleh senjata Palestina saat terjadi bentrokan antara polisi perbatasan Mesir dan pejuang Hamas. Bentrokan tersebut meletus dalam aksi protes yang diorganisir Hamas akibat “kebijakan” Mesir yang melarang masuknya bantuan ke kawasan pesisir. Namun gerakan Hamas mengatakan, tentara Mesir terbunuh oleh tentara Mesir lainnya ketika mereka menembaki demonstran Palestina. Pada 15 Januari lalu, Khalid Mashal, Kepala Biro Politik Hamas, menyeru Mesir untuk menghentikan pembangunan Tembok Baja di sepanjang perbatasan dengan Gaza. Pernyataan tersebut diungkapkan dalam pidatonya di sebuah konferensi untuk mendukung perlawanan Palestina. Ia menyeru bangsa Arab agar bersatu dan mendesak Israel untuk mencabut pengepungan terhadap Gaza. Mashal menyatakan, keamanan nasional bagi setiap negara Arab seharusnya tidak menjadi alasan di balik pembangunan dinding yang memisahkan saudara-saudara Arab. Keamanan nasional Mesir memerlukan diambilnya langkah-langkah praktis melawan pendudukan Israel. (nisa/imemc)
 |