|
|
Warga Palestina Kian Sulit Mengakses Tanah di Belakang Tembok Pemisah |
Thursday, 19 Safar 1431 Thursday, 04 February 2010 16:44 Personel militer Israel menuntaskan pembangunan sebagian pos pemeriksaan dan ruangan penggeledahan, kemarin (3/2). Instalasi ini diperuntukkan bagi para petani di daerah Tulkarem yang melewati Gerbang 753 dalam perjalanan menuju tanah mereka yang dipotong oleh dinding pemisah. Keluarga yang memiliki kebun ataupun ladang di dekat Khirbet Jubara, selatan Tulkarem, harus memiliki izin untuk bisa menjangkau tanah mereka yang terletak di sebelah barat tembok pemisah Israel. Agar dapat mengakses tanah mereka, petani harus melintasi Gerbang 753, sebelah selatan pos pemeriksaan Ephraim, dan menunggu jadwal dibukanya gerbang. Penduduk desa juga harus melewati gerbang tersebut untuk memasuki Tulkarem.
Mulai kemarin, para petani yang memperoleh izin dari administrasi penduduk Israel juga harus menjalani proses penggeledahan. Petani beserta seluruh peralatan yang dibawa harus dipindai dan melewati detektor logam di ruangan yang baru dibangun di pintu masuk. Penduduk Khirbet Jubara, sebuah kota kecil yang terjepit di antara garis gencatan senjata tahun 1967 dan tembok pemisah, mengungkapkan kekhawatiran mereka akan dampak elektronik bagi kesehatan perempuan dan anak-anak. (nisa/mna)
 |