Aksi & Pergerakan
AWG Kembali Gelar Aksi di Depan Kedubes AS, Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsa Saat Ramadhan
Aqsa Working Group (AWG) kembali menggelar aksi solidaritas membela Masjid Al-Aqsa dan rakyat Palestina pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 16.00 WIB di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Aksi juga dilengkapi dengan bagi takjil gratis dan buka puasa bersama.
Aksi tersebut merupakan respon atas penutupan total kompleks Masjid Al-Aqsa oleh Zionis Israel selama lebih dari dua pekan dan hingga kini masih berlangsung. Penutupan tersebut membuat umat Islam Palestina tidak dapat melaksanakan ibadah tarawih maupun iktikaf di bulan suci Ramadhan 1447.
Situasi ini merupakan peristiwa yang sangat memprihatinkan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Ramadhan di Palestina, kaum Muslimin tidak dapat melaksanakan shalat tarawih dan ibadah malam lainnya di Masjid Al-Aqsa. Penutupan ini merupakan tindakan rasis dan apartheid yang secara terang-terangan dilakukan oleh Zionis di hadapan mata dunia, sekaligus menginjak-injak harga diri seluruh Muslimin.
Di saat umat Islam dilarang memasuki kawasan masjid, entitas penjajah Zionis justru memberikan akses kepada pemukim ilegal Yahudi untuk memasuki kompleks Al-Aqsa dan melakukan ritual keagamaan mereka. Tindakan tersebut merupakan provokasi serius sekaligus penodaan terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa yang merupakan kiblat pertama umat Islam.
AWG menegaskan bahwa kompleks Masjid Al-Aqsa telah diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari warisan budaya dunia yang menjadi bagian penting dari peradaban Islam. Karena itu, pembatasan dan penutupan kawasan masjid tersebut ialah pelanggaran terhadap hukum internasional serta bentuk nyata penindasan terhadap umat Islam.
“Penutupan Al-Aqsa dan pemberian akses kepada pemukim ilegal untuk melakukan ritual keagamaan di dalam kompleksnya adalah bentuk pelecehan terhadap kesucian tempat suci umat Islam sekaligus penghinaan terhadap martabat umat di seluruh dunia,” tegas Ketua Presidium AWG Muhammad Anshorullah.
Anshorullah menekankan, Masjid Al-Aqsa saat ini dalam kondisi darurat sehingga AWG dengan tanggap kembali menyelenggarakan aksi solidaritas di depan Kedubes AS—sponsor utama Zionis Israel. Padahal sebelumnya, AWG menjadwalkan aksi massa serupa akan digelar setelah Ramadhan dan diganti dengan kegiatan lain seperti Safari Ramadhan.
Namun ternyata Zionis Israel malah semakin brutal melancarkan tindakan represif yang mengancam posisi Masjid Al-Aqsa—hak umat Islam sepenuhnya dan tanpa kompromi. Mirisnya, kondisi bahaya ini tidak direspon dengan tegas oleh komunitas internasional maupun negara-negara mayoritas Muslim. Kecaman demi kecaman dari para pemimpin tidak dibarengi dengan keputusan strategis dan malah berkumpul dalam lingkaran Board of Peace besutan Donald Trump.
Anshorullah mengatakan, AWG berkomitmen untuk terus menggalang solidaritas, melakukan aksi massa, edukasi, literasi, dan advokasi, sampai Zionis Israel hengkang dari tanah Palestina. Sesuai dengan slogan AWG: Bergerak berjamaah, bebaskan Masjid Al-Aqsa dan Palestina karena A-Aqsa Haqquna (Al-Aqsa adalah milik kami—umat Islam).
Dukungan untuk ragam kegiatan perjuangan melalui edukasi dan aksi massa dapat Anda salurkan melalui rekening: BSI (451) 7203236478 a.n AWG Pusat. Konfirmasi: 0812-1111-8512.

























































