Pernyataan Sikap

Pernyataan Aqsa Working Group Untuk Kongres Yahudi Anti-Zionis (JAZIC) Kedua

Nomor: 01/SPn/PS-HQ/AWG/I/1448

Kongres Yahudi Anti-Zionis (JAZIC) Kedua akan diselenggarakan pada 26–28 Juni 2026 di Dublin, Irlandia. Kongres ini didukung oleh berbagai aktivis hak asasi manusia, akademisi, dan organisasi internasional. Kongres ini mempertemukan tokoh-tokoh Yahudi anti-Zionis bersama para aktivis anti-imperialis dari berbagai negara, agama, dan latar belakang untuk merumuskan langkah-langkah nyata dalam melawan dan menghapus Zionisme beserta berbagai kejahatannya, termasuk pembersihan etnis, pendudukan, apartheid, dan genosida terhadap rakyat Palestina.

Bagi Aqsa Working Group, penyelenggaraan Kongres JAZIC merupakan bagian dari suara global yang berasal dari hati nurani. Kehadiran saudara dan saudari Yahudi yang secara terbuka menolak Zionisme menjadi pesan yang sangat kuat bahwa perjuangan melawan Zionisme bukanlah perjuangan atas dasar agama, melainkan perjuangan bersama untuk membela kemanusiaan dan keadilan.

Sehubungan dengan penyelenggaraan Kongres Yahudi Anti-Zionis (JAZIC) Kedua, Aqsa Working Group menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut.

Pertama, Aqsa Working Group menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan yang dikirimkan kepada Ketua Presidium Aqsa Working Group untuk menghadiri Kongres JAZIC Kedua.

Aqsa Working Group juga menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan sehingga dapat menghadiri Kongres JAZIC pertama di Vienna, Austria pada bulan Juni tahun lalu. Kehadiran tersebut menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan karena dapat menjadi bagian dari inisiatif yang sangat penting ini.

Undangan resmi tersebut merupakan kehormatan sekaligus pengakuan terhadap konsistensi perjuangan Aqsa Working Group dan masyarakat sipil Indonesia dalam membela Palestina serta memperjuangkan keadilan bagi rakyat Palestina di berbagai forum internasional.

Namun demikian, Aqsa Working Group menyesalkan tidak dapat hadir kembali pada acara serupa di tahun ini karena hingga hari ini visa yang diajukan melalui Kedutaan Besar Irlandia di Jakarta belum disetujui.

Kedua, Aqsa Working Group mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya penyelenggaraan kongres ini. Kongres ini adalah bagian dari suara global yang berasal dari hati nurani. Bahkan bagi umat Islam, suara perlawanan terhadap kejahatan Zionis Israel yang didukung oleh Amerika adalah bagian dari perintah agama.

Kongres JAZIC yang diinisiasi oleh saudara dan saudari Yahudi menjadi pesan yang sangat kuat bahwa Zionisme sebagai nilai dasar dari eksistensi Israel adalah gerakan politik kolonial yang berbasis pada rasisme dan bersifat xenofobik.

Pesan kongres ini semakin menegaskan bahwa Zionisme adalah musuh bersama dari nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Aqsa Working Group juga mengapresiasi komitmen Kongres JAZIC untuk membangun kolaborasi internasional yang lebih kuat dalam melawan kolonialisme, apartheid, pembersihan etnis, dan genosida terhadap rakyat Palestina, serta mengubah solidaritas global menjadi aksi nyata.

Ketiga, dengan hormat Aqsa Working Group mengusulkan agar Kongres JAZIC yang ketiga tahun depan dapat diselenggarakan di Indonesia.

Indonesia memiliki sejarah panjang dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan masyarakat sipil yang secara konsisten berdiri bersama perjuangan rakyat Palestina. Aqsa Working Group meyakini Indonesia dapat menjadi tempat yang tepat untuk semakin memperkuat solidaritas internasional dan memperluas gerakan global melawan Zionisme.

Terpisah ribuan mil, tetapi dipersatukan oleh hati nurani, kemanusiaan, dan keadilan.

Free Palestine. Free Al-Aqsa.

Bekasi, 26 Juni 2026

Ketua Presidium AWG
M. Anshorullah