Aksi & Pergerakan
AWG Dapat Kepercayaan dari Kemenkes Palestina, Bantu Pengadaan Generator untuk RS Al-Aqsa Martyrs Gaza
Jakarta, 1 Juni 2025 – Kementerian Kesehatan Palestina melalui surat resmi mengirimkan permintaan bantuan genset kepada organsasi kepalestinaan di Indonesia, Aqsa Working Group (AWG) untuk menghadapi kondisi darurat akibat keterbatasan sumber energi listrik di Rumah Sakit Al-Aqsa Martyrs (Shuhada Al-Aqsa), Deir Balah, Gaza Tengah.
Ketua Presidium AWG, M. Anshorullah, mengatakan amanah dari Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menjadi panggilan kemanusiaan untuk segera bergerak membantu masyarakat Palestina.
“AWG dan Maemuna Center (sayap perempuan AWG) mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan kampanye bantuan darurat pengadaan generator bagi RS Al-Aqsa Martyrs. Ini adalah kebutuhan yang sangat mendesak karena listrik menjadi penopang utama pelayanan medis dan keselamatan pasien di Gaza,” ujarnya.
Dalam surat tertanggal 1 Juni 2026 itu, Kementerian Kesehatan Palestina menyebut bahwa RS Al-Aqsa Martyrs merupakan salah satu fasilitas kesehatan utama bagi sekitar 500 ribu warga Gaza Tengah yang kini tidak dapat beroperasi secara maksimal dan hanya mampu berjalan sekitar 50 persen dibandingkan kondisi sebelum 7 Oktober 2023.
Selain itu, Anshorullah menjelaskan,, kondisi listrik rumah sakit semakin mengkhawatirkan. Saat ini RS Al-Aqsa Martyrs hanya memiliki dua generator kecil yang sudah mengalami kerusakan dan menghadapi keterbatasan suku cadang, sehingga sewaktu-waktu dapat berhenti berfungsi.
“Ketika generator berhenti bekerja, dampaknya bukan hanya pada fasilitas, tetapi menyangkut nyawa manusia. Ruang perawatan, alat medis, layanan darurat, dan berbagai kebutuhan vital rumah sakit akan menghadapi ancaman serius,” jelasnya.
Berdasarkan permohonan bantuan dari Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, generator yang dibutuhkan adalah generator berkapasitas 250 KVA dengan kemampuan menghasilkan daya sekitar 150 ribu hingga 200 ribu watt.
Estimasi biaya pengadaan generator tersebut mencapai sekitar 350 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp6.300.000.000 (kurs Rp18.000).
M. Anshorullah mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendukung kampanye kemanusiaan tersebut.
“Ini bukan sekadar bantuan pengadaan mesin, tetapi upaya menghadirkan energi kehidupan bagi warga Gaza. Dukungan masyarakat Indonesia sangat berarti untuk menjaga agar rumah sakit tetap menyala dan pasien tetap mendapatkan pelayanan,” katanya.
Perwakilan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza dalam surat resminya menyampaikan urgensi pengadaan generator tersebut untuk menjaga keberlangsungan pelayanan medis RS Al-Aqsa Martyrs di tengah situasi darurat yang masih berlangsung.
AWG dan Maemuna Center menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam Program Bantuan Darurat Pengadaan Generator RS Al-Aqsa Martyrs Gaza. Setiap dukungan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar kemanusiaan untuk membantu pasien, tenaga medis, dan masyarakat Gaza yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Mari bersama-sama menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita di Gaza. Satu kontribusi yang diberikan hari ini dapat menjadi sumber harapan dan kehidupan bagi banyak orang,” seru M. Anshorullah.
AWG dan Maemuna Center berharap gerakan ini dapat menjadi jembatan solidaritas masyarakat Indonesia untuk membantu menjaga keberlangsungan fasilitas kesehatan di Palestina.***